Selasa, 04 Agustus 2009

Proyeksi Peta




Proyeksi Gall





Proyeksi Universal Transform Mercator






Proyeksi Mercator








Proyeksi Planar











Proyeksi Kent Halstead

Selasa, 28 April 2009

ksiah hutan bakau dan terumbu karang

karang sangalaki by budapar.http://www.istockphoto.com/file_thumbview_approve/180904/2/istockphoto_180904_mangrove.jpg
Apa yang anda rasakan saat melihat gambar di atas?
Secara pribadi, pada saat saya melihat foto terumbu karang, saya mengatakan dalam hati saya, "Ini suatu hal yang luar biasa indahnya, sayang saya belum sempat melihatnya secara langsung". Sedangkan saat saya melihat foto pohon bakau diatas, saya mengatakan dalam hati, "Pohon bakau sendirian gitu, salah siapa?". Manusia melakukan tindakan brutal, yaitu merusak alam. Adil? Makan aja tuh keadilan.

Maaf, saya kok jadi marah-marah, coy. Hehe. Hari ini, saya akan membahas dua foto diatas. Terumbu karang, dan mangrove. Tadinya saya akan berdongeng tentang terumbu karang. Tetapi, hehe, saya lupa ceritanya bagaimana.

Dari kutipan Wikipedia. Terumbu Karang merupakan salah satu komponen utama sumber daya pesisir dan laut utama, disamping hutan mangrove dan padang lamun. Terumbu karang merupakan kumpulan fauna laut yang berkumpul menjadi satu membentuk terumbu. Struktur tubuh karang banyak terdiri atas kalsium dan karbon. Hewan ini hidup dengan memakan berbagai mikro organisme yang hidup melayang di kolom perairan laut.

Jenis-jenis terumbu karang

1. Terumbu karang tepi (fringing reefs)

Terumbu karang tepi atau karang penerus berkembang di mayoritas pesisir pantai dari pulau-pulau besar. Perkembangannya bisa mencapai kedalaman 40 meter dengan pertumbuhan ke atas dan ke arah luar menuju laut lepas. Dalam proses perkembangannya, terumbu ini berbentuk melingkar yang ditandai dengan adanya bentukan ban atau bagian endapan karang mati yang mengelilingi pulau. Pada pantai yang curam, pertumbuhan terumbu jelas mengarah secara vertikal. Contoh: Bunaken (Sulawesi), Pulau Panaitan (Banten), Nusa Dua (Bali).

2. Terumbu karang penghalang (barrier reefs)

Terumbu karang ini terletak pada jarak yang relatif jauh dari pulau, sekitar 0.5­2 km ke arah laut lepas dengan dibatasi oleh perairan berkedalaman hingga 75 meter. Terkadang membentuk lagoon (kolom air) atau celah perairan yang lebarnya mencapai puluhan kilometer. Umumnya karang penghalang tumbuh di sekitar pulau sangat besar atau benua dan membentuk gugusan pulau karang yang terputus-putus. Contoh: Batuan Tengah (Bintan, Kepulauan Riau), Spermonde (Sulawesi Selatan), Kepulauan Banggai (Sulawesi Tengah).

3. Terumbu karang cincin (atolls)

Terumbu karang yang berbentuk cincin yang mengelilingi batas dari pulau­pulau vulkanik yang tenggelam sehingga tidak terdapat perbatasan dengan daratan. Menurut Darwin, terumbu karang cincin merupakan proses lanjutan dari terumbu karang penghalang, dengan kedalaman rata-rata 45 meter. Contoh: Taka Bone Rate (Sulawesi), Maratua (Kalimantan Selatan), Pulau Dana (NTT), Mapia (Papua)

4. Terumbu karang datar/Gosong terumbu (patch reefs)

Gosong terumbu (patch reefs), terkadang disebut juga sebagai pulau datar (flat island). Terumbu ini tumbuh dari bawah ke atas sampai ke permukaan dan, dalam kurun waktu geologis, membantu pembentukan pulau datar. Umumnya pulau ini akan berkembang secara horizontal atau vertikal dengan kedalaman relatif dangkal. Contoh: Kepulauan Seribu (DKI Jakarta), Kepulauan Ujung Batu (Aceh)

Sekarang, saya akan membahas hutan mangrove/bakau.

Hutan bakau atau disebut juga hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh di atas rawa-rawa berair payau yang terletak pada garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang-surut air laut. Hutan ini tumbuh khususnya di tempat-tempat di mana terjadi pelumpuran dan akumulasi bahan organik. Baik di teluk-teluk yang terlindung dari gempuran ombak, maupun di sekitar muara sungai di mana air melambat dan mengendapkan lumpur yang dibawanya dari hulu.

Ekosistem hutan bakau bersifat khas, baik karena adanya pelumpuran tadi --yang mengakibatkan kurangnya aerasi tanah; salinitas tanahnya yang tinggi; serta mengalami daur penggenangan oleh pasang-surut air laut. Hanya sedikit jenis tumbuhan yang bertahan hidup di tempat semacam ini, dan jenis-jenis ini kebanyakan bersifat khas hutan bakau karena telah melewati proses adaptasi dan evolusi.

Luas dan Penyebaran

Hutan-hutan bakau menyebar luas di bagian yang cukup panas di dunia, terutama di sekeliling khatulistiwa di wilayah tropika dan sedikit di subtropika.

Luas hutan bakau Indonesia antara 2,5 hingga 4,5 juta hektar, merupakan mangrove yang terluas di dunia. Melebihi Brazil (1,3 juta ha), Nigeria (1,1 juta ha) dan Australia (0,97 ha) (Spalding dkk, 1997 dalam Noor dkk, 1999).

Di Indonesia, hutan-hutan mangrove yang luas terdapat di seputar Dangkalan Sunda yang relatif tenang dan merupakan tempat bermuara sungai-sungai besar. Yakni di pantai timur Sumatra, dan pantai barat serta selatan Kalimantan. Di pantai utara Jawa, hutan-hutan ini telah lama terkikis oleh kebutuhan penduduknya terhadap lahan.

Di bagian timur Indonesia, di tepi Dangkalan Sahul, hutan-hutan mangrove yang masih baik terdapat di pantai barat daya Papua, terutama di sekitar Teluk Bintuni. Mangrove di Papua mencapai luas 1,3 juta ha, sekitar sepertiga dari luas hutan bakau Indonesia.

Kiranya, dengan pembahasan saya kali ini, anda akan menjadi semakin terbuka dan peduli akan lingkungan sekitar Indonesia. Tuhan memberkati.

Sabtu, 11 April 2009

Suhu Udara Naik? Tanya Kenapa, cuy!

My God! Suhu udara dunia, dan terutama Indonesia naik cukup drastis dari hasil survei dan pemantauan selama lebih kurang 10 tahun ini. Apa alasannya? Global Warming-kah? Atau ketidak pedulian manusia terhadap dunia?

Kenaikan suhu lebih dari 1 'C dalam 10 tahun, benar-benar terjadi di Indonesia. Analisis dan pemantauan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (lengkap, nyet) dari tahun 1983-2003, kenaikan suhunya mebncapai 0.036 'C-1.383 'C/10 tahun, dari 16 kota yang di analisis. Mengerikan ya?

Lokasinya antara lain, Padang ( 0.078 'C/10 tahun), Jakarta (0.9875 'C), Tarempa ( -0.2683 'C) dan Jayapura ( 1.2245 'C/10 tahun). Tarempa, justru mengalami penurunan tiap tahunnya.
Kenaikan suhu, tidak hanya disebabkan oleh sinar matahari atau kenaikan konsentrasi gas rumah kaca. Namun, faktor aktivitas industri, transportasi,, & populasi dunia, ikut andil dalam kenaikan suhu ini. Faktor-faktor diatas merupakan suatu faktor yang terkait dengan manusia ( Antroposentris). Perkembangan industri sejak abad 16, selama ini diyakini sebagai pemicu awal emisi karbon. Akibat dari itu, perkotaan menjadi lebih cepat meningkat suhunya daripada kawasan pinggiran/ pedesaan.

Dampak dari peningkatan suhu ini, seejumlah penyakit akan mewabah dalam skala luas, cuaca semakin sulit diprediksi dan intensitas badai akan semakin meningkat (kok makin serem ya? Aduh-aduh). Namun, yang terparah (aduh!) ialah, ancaman ketahanan pangan akibat pola tanam yang berubah-ubah.

Sektor pertanian menjadi kesulitan dengan perubahan iklim ini. Ketidak stabilan alam, membuat ketersediaan air pada saat musim hujan ( 5 bulan ) sebanyak 80 %, sedangkan saat musim kemarau ( 7 bulan ) hanya 20 %.

Sudah tahu kebnapa kan suhu naik? Apa yang kita harus lakukan? Ini adalah akibat dari ketidak perhatian manusia terhadap alam. Marilah, kita sadarkan setiap manusia di dunia ini untuk selalu menjaga alam. Menjaga alam atau menjaga diri kita dari perubahan alam? Mari kita jawab bersama- sama. Tuhan memberkati.

Kamis, 09 April 2009

mari membuat blog!

langkah kedua gw setelah membuat multiply.. Berhubung multiply gw error (padahal udah lama bikinnya), jadi gw buat blog di blogger.com. Kongratulasi. Tujuannya ada 2. Balas dendam sama multiply dan demi suatu tugas dan suatu bentuk revolusi pelajar Gonzaga yang mulai melihat masa depan yang cerah.
Hebat ya sekolah jaman sekarang, tugas lewat blog. Yoi. Makanya masukin anak-anak kalian di Gonzaga.
Nama gw Timothy Satya Abieza. Panggilan Abe, Timothy, Satya, atau sesuka lo.. Hehe. Sekolah di Gonzaga College, Pejaten Barat, Pasar Minggu. Mencintai musik lebih besar daripada mencari ilmu pelajaran. Yeah, itu benar. Hehe. Masih kosong. Hehehe.. Menyukai musik Jazz, tetapi fans berat Led Zeppelin.. eehehe.
Kira-kira begitulah.. kacamata Ki : -9an, dan ka : -7/8an.. hehe. Mantab.. Hehe..
Yah, kira-kira gtu lah perkenalan gw.. Enjoy my blog, let's blogging.. HEhe